Wednesday, November 19, 2008

RINTIHAN JIWA YANG BERHARAP KEPADANYA

Bertemu kita kembali di arena siber,arena yang cukup tenang tanpa gangguan emosi yang memudaratkan fikrah dan memusnahkan illusi.Kumulai kalam yang mulia dengan mengajak pencinta sekelian untuk menguatkan hubungan dengan Allah dan menambat rabitah ukhwah sesama kita.Sesungguhnya sudah hilang kabus dan jerebu yang menutupi mata dan telah terangkatlah hijab yang menunjukkan di sana ada rabitah yang kuat antara ilmu fiqh dan tasawuf.Tiada guna ibadah yang dikatakan sempurna tanpa menghadirkan Allah dalam ibadahnya lantaran kerana kekhusukkan dan kemanisan pengabdian diri kepada zat yang suci.Hati akan terus bergelora dan menari mengikut arus kehidupan duniawi dan paluan gendang kehidupan jika tanpa ditelusuri ilmu kebatinan dan hati yang mampu menenangkan jiwa yang gundah ini.Kita tidak mampu melayari lautan yang bergelora tanpa menunjukkan ketaatan kepada sang pengemudi dengan penuh penghayatan dan pengharapan.Aslinya ilmu ini(yaitu jalan tasawuf) adalah tekun beribadah, berhubungan langsung kepada ALLAH, menjauhi diri dari kemewahan dan hiasan duniawi, Zuhud (tidak suka) pada kelezatan, harta dan pangkat yang diburu banyak orang, dan menyendiri dari makhluk di dalam kholwat untuk beribadah (Lihat kitab Zhuhrul Islam IV-Halaman 151).Dan dalam membahaskan makna yang lain Yaitu bersungguh-sungguh (dalam berbuat baik) dan meninggalkan sifat-sifat tercela (Lihat kitab Iyqo-zhul Himam halaman 7).Maka wajiblah beramal dengan Islam, Maka tidak ada tasawuf kecuali dengan fiqih, karena kau tidak mengetahui hukum-hukum ALLAH Ta’ala yang lahir kecuali dengan fiqih. Dan tidak ada fiqih kecuali dengan tasawuf, karena tidak ada amal dengan kebenaran pengarahan (kecuali dengan tasawuf). Dan juga tidak ada tasawuf dan fiqih kecuali dengan Iman, karena tidaklah sah salah satu dari keduanya (fiqih dan tasawuf) tanpa iman. Maka wajiblah mengumpulkan ketiganya (iman, fiqih, tasawuf) . (Lihat kitab Iyqo-zhul Himam halaman 5).

Ayuhlah sama-sama kita memimpin diri,kembali kepada sang pencipta alam dan diri ini berpandukan panduan dari Illahi,agar mencapai mardhatillah dan makrifatullah yang dihajati.Bersihkan segala karat yang membaluti dan melekat pada jiwa dengan amalan penyucian dan pembersihan jiwa ini.Kerna kupasti,di sana pasti muncul nasrul dari Illahi untuk hamba-hambanya yang betul-betul ikhlas kepadanya dalam menambat hati untuk mengabdikan diri kepadanya.Lupakan segala sengketa antara kita untuk bersatu di dalam saf,berarak bersama memohon keampunan dari Illahi bagi menjunjung autoritatif kitab dan mukjizat agung,kurnian Illahi terhadap kekasihnya yang sejati.

*Kepada rakan-rakan yang pernah bersama di bumi Maahad Al-Namuzaaji,kumenyeru kalian untuk bersama kita mengislahkan diri bagi menyahut seruan dari kekasihnya yang sejati.Tinggalkan segala kekhilafan sewaktu kita bersama kerna ikhtilaf itu lumrah biasa bagi mereka yang bergelar insan dan bergantung harap kepadanya.Bersamalah kita beristighfar kepadanya atas segala apa yang telah berlaku antara kita denganNYA...

No comments: